Wednesday, May 22, 2019

author photo

Daftar isi [Tampil]
Anda berniat membuat website? Jika iya, pastinya sedang mencari tahu alokasi dana yang dibutuhkan untuk pembuatannya. Karena membuat website sendiri memiliki beberapa kebutuhan yang harus dipenuhi.

Mulai dari pembelian nama domain, perancang desain & layout, penyewaan web hosting, pengembangan sampai pembuatan content website. Oleh karena itu semua tahapan tersebut memiliki harga atau biaya masing-masing.

Berikut Estimasi Harga Pembuatan Website

Domain Website
Setiap website sendiri membutuhkan nama domain supaya dapat diakses secara online. Jadi Anda akan mendapatkannya dengan membeli domain baru yang belum terdaftar. Bisa juga membeli domain yang sudah terdaftar.

Nama domain baru biasanya membutuhkan biaya beberapa ratus ribu rupiah dan pembayaran dilakukan setiap tahun. Seperti 1 tahun, 3 tahun atau 5 tahun sekali. Selain itu nama domain juga sangat bervariasi, tergantung dari jenisnya. Sedangkan yang paling sering digunakan merupakan .com, .net, .org, dan yang lainnya. Domain ini juga harganya termasuk lebih mahal, karena usia pakainya lebih lama.

Web Hosting
Kebutuhan dasar lainnya dari website juga akan disesuaikan dengan harganya. Termasuk website hosting yang selalu dibutuhkan untuk menyimpan semua file yang ditampilkan pada website itu sendiri. Baik teks, kode sumber, gambar, media dan yang lainnya. Sedangkan web hosting sendiri terdiri dari 3 jenis, mulai dari Shared Hosting, VPS dan Cloud Hosting.

Hosting website SSD sebagai teknologi server terkini
Hosting website SSD sebagai teknologi server terkini

Desain, Pengembangan dan Content

Pada tahap desain ini akan ditentukan, apakah pembuatan website harus menggunakan desain yang sudah ada atau membuat rancangan baru sesuai permintaan Anda. Jadi hal tersebut juga akan menentukan harga yang diberikan.

Apalagi saat membuat desain baru, tapi jika ingin menggunakan desain yang sudah tersedia. Maka prosesnya akan lebih cepat dan estimasi biaya lebih murah dibandingkan desain baru.

Untuk pengembangannya ini termasuk tahap dalam pembuatan fitur website. Memiliki fungsionalitas serta masih ada kaitannya dengan penyimpanan basis data. Sedangkan pembuatan content akan dihitung dari berapa banyak jumlah halaman yang dibutuhkan website Anda dan seperti apa halaman yang akan digunakan.

Macam-macam Layanan Hosting

Shared Hosting
Shared hosting termasuk layanan sebuah server yang akan digunakan bersama oleh banyak pengguna dan dilakukan sekaligus. Para pengguna layanan ini biasanya berbagi resource serta kapasitas server bersama.

Sedangkan user akan memiliki hak akses terbatas menuju server. Setting server juga sudah ditentukan oleh pengelola server. Pada jenis ini dari segi biaya cukup hemat dan ekonomis dibandingkan jenis lainnya.

Selain itu untuk pemula cukup mudah jika ingin menggunakannya. Anda tidak akan direpotkan dengan setting server sendiri dan yang lainnya.

VPS Hosting
VPS ini termasuk server hosting fisik dan akan dibagi-bagi kembali menjadi server virtual. Akan difungsikan sebagai server hosting tersendiri dan pengguna akan memiliki root akses VPS masing-masing.

Pengguna juga memiliki wewenang penuh untuk melakukan pengaturan server VPS yang dimiliki. Sedangkan untuk mengelola server tersebut, Anda membutuhkan pengetahuan dasar tentang server itu sendiri.

Untuk kelebihannya memiliki harga yang lebih murah atau terjangkau dibandingkan Dedicated server. Anda juga bebas mengcustomisasi server yang dimiliki.

Dedicated Server dan Colocation Server
Kedua jenis hosting ini termasuk server yang sama. Tapi yang membuatnya berbeda pada komponen hardware dedicated server yang menyewa milik data center. Untuk colocation server berupa server fisik dan semua komponennya dapat dibeli sendiri.

Baik software, hardware, firewall, komponen lain dan akan diletakkan di data center untuk dirawat serta dikelola.

Next article Next Post
Previous article Previous Post