Friday, May 24, 2019

author photo

Daftar isi [Tampil]
SIUP atau Surat Izin Usaha Perdagangan termasuk dokumen yang dibutuhkan dan wajib dimiliki perseorangan atau badan usaha yang akan mendirikan usaha perdagangan.

Jadi meskipun Anda hanya pedagang regional dengan skala kecil, maka ada baiknya untuk memiliki surat izin tersebut. Hal ini karena pemegang SIUP sendiri tidak harus merupakan perdagangan dengan skala besar atau dalam lingkup luas.
Usaha kecil penting memiliki SIUP
Usaha kecil juga penting memiliki SIUP


Tata Cara Membuat Surat Izin Perdagangan

Mengambil Formulir Pendaftaran
Anda sebagai pemilik usaha bisa langsung mendatangi Kantor dinas Perdagangan atau Pelayanan setempat. Kemudian ambil formulir pengajuan SIUP, tapi jika berhalangan hadir dapat mengurusnya melalui orang lain. Anda dapat melampirkan surat kuasa dengan materi dan sudah ditanda tangani dengan benar.

Isi Formulir Pendaftaran
Jika sudah mengambil formulir pendaftaran, segera isi secara lengkap dan benar. Tanda tangani di atas materai dan formulir harus ditandatangani oleh penanggung jawab perusahaan, Direktur Utama atau Pemilik perusahaan.

Fotokopi formulir tersebut 2 rangkap dan gabung dengan beberapa syarat administrasi SIUP. Lampirkan juga surat bermaterai khusus jika menggunakan jasa dari pihak ketiga.

Membayar Biaya Pembuatan
Setelah semua formulir SIUP lengkap, Anda harus melakukan pembayaran dari biaya pembuatan SIUP. Biasanya di setiap kota memiliki biaya masing-masing dan harga yang berbeda-beda. Hal tersebut sudah diatur oleh Peraturan Daerah masing-masing wilayah.

Mengambil SIUP
Setelah semua beres, maka SIUP akan siap dan bisa di terima kurang dari 2 minggu setelah waktu permohonan. Petugas Kantor Dinas Perdagangan akan menghubungi Anda dan memberitahukan SIUP sudah selesai dibuat serta siap diambil di kantor.

Mengenal Jenis-jenis SIUP

SIUP Besar
SIUP besar ini untuk perusahaan besar yang modalnya di atas Rp. 500.000.000. Jumlah tersebut di luar tanah dan bangunan sebagai tempat kegiatan usaha.

SIUP Menengah
Untuk SIUP jenis ini digunakan pada perusahaan skala sedang dan memiliki modal antara Rp. 200.000.000 – Rp. 500.000.000. Jumlah ini juga di luar dari tanah dan bangunan tempat untuk kegiatan usaha.

SIUP Kecil
Sedangkan SIUP kecil ini untuk perusahaan yang memiliki skala kecil. Modalnya hanya Rp. 200.000.000 dan di luar dari tanah serta bangunan yang menjadi tempat usaha.

Syarat Administrasi Membuat SIUP

Syarat untuk PT
Untuk PT ini Anda harus memenuhi beberapa persyaratan. Mulai dari fotokopi KTP Direktur Utama atau penanggung jawab perusahaan. Fotokopi KK, NPWP, SITU, Akta pendirian PT serta fotokopi Surat Keputusan Pengesahan Badan Hukum dari Menteri Hukum dan HAM.

Menyerahkan juga Surat Izin Gangguan atau HO, izin prinsip, neraca perusahaan dan pasfoto dari Direktur utama sebanyak 2 lembar. Menyerahkan materai Rp. 6.000 dan izin teknis dari instansi terkait jika diminta.

Syarat untuk Koperasi
Menyerahkan KTP Dewan Pengurus dan Dewan Pengawas Koperasi. Fotokopi NPWP, Akte pendirian koperasi yang sudah disahkan, daftar susunan Dewan Pengurus dan Pengawas. Selain itu ada juga fotokopi SITU dari Pemda, neraca koperasi, materai Rp. 6.000, pasfoto direktur utama dan izin lain yang terkait.

Syarat untuk Perusahaan Perseorangan
Untuk perusahaan perseorangan harus memenuhi syarat mulai dari fotokopi KTP pemegang saham perusahaan. Fotokopi NPWP, SITU, neraca perusahaan, materai, pasfoto direktur utama dan izin lain yang masih terkait usaha tersebut.

Syarat untuk TBK
Untuk Tbk harus menyerahkan fotokopi KTP Direktur Utama, fotokopi SIUP sebelum menjadi perseroan terbuka serta akta notaris pendirian dan perusahaan. Menyerahkan surat persetujuan status perseroan tertutup menjadi terbuka dari Departemen Hukum dan HAM.

Anda juga perlu menyerahkan surat keterangan dari Badan Pengawas Pasar Modal. Bahwa perusahaan telah melakukan penawaran umum secara terbuka dan luas. Fotokopi STP-LKTP tahun buku terakhir dan fotokopi direktur utama sebanyak 2 lembar.

Next article Next Post
Previous article Previous Post