Saturday, May 23, 2020

author photo

Daftar isi [Tampil]
Ada beberapa jenis generasi penduduk yang bahu-membahu mengambil bagian dari Indonesia. Tiap-tiap lapisan generasi, tentu memiliki peran masing-masing yang tidak dapat dikomparasi satu sama lainnya. Adanya tiap-tiap generasi tersebut, tentu akan membawa kelebihan tersendiri dalam kesehariannya.
Ilustrasi Generasi Milenial Indonesia
Ilustrasi Generasi Milenial Indonesia (Indonesiabaik.id)

Berperan sebagai penentu kelanjutan bangsa Indonesia, sudah sepatutnya apabila generasi muda mendapatkan berbagai perhatian. Generasi muda sekarang dijuluki dengan sebutan generasi milenial. Segala aspek kehidupan generasi milenial di Indonesia, memang memiliki berbagai perbedaan yang mencolok, jika dibandingkan dengan generasi-generasi sebelumnya.

Referensi umum: en.wikipedia.org/wiki/Millennials

Perilaku Unik Generasi Milenial

Generasi milenial sendiri diartikan sebagai generasi Y yang memiliki tahun lahir setelah generasi X. Range tahun kelahiran bagi penjabat generasi milenial ini adalah yang terlahir di antara tahun 1980 hingga tahun 1996 (sumber: Batas Gen Y dengan Gen Z). Mereka yang menjadi milenial adalah harapan bagi Indonesia, untuk membawa perubahan ke arah yang lebih baik.

Hal itu karena sampai di tahun 2020 ini, jumlah milenial telah mencapai 34% dari total penduduk yang ada di Indonesia, dan diperkirakan keberadaannya akan terus mengalami peningkatan pesat, sehingga terus mendominasi Indonesia hingga mencapai tahun 2035. Dengan jumlah yang tak sedikit ini, tentu milenial menjadi topik pembahasan yang seru. Yuk, simak perilaku-perilaku unik si milenial!

Kecanduan Internet

Dianggap identik dengan kemajuan teknologi, generasi milenial ternyata sangat kecanduan internet. Perilaku unik ini didukung oleh perilaku milenial Indonesia yang sangat menyukai segala sesuatu yang serba instan dan praktis. Sehingga, keberadaan internet dapat menjadi support bagi berbagai kebutuhan mereka yang menyukai kepraktisan.
Twitter Trending salah satu Favorit anak Milenial
Twitter Trending salah satu Favorit anak Milenial

Pada setiap harinya, rata-rata waktu yang dihabiskan generasi milenial untuk mengakses internet adalah hingga lebih dari 7 jam. Hal ini pula yang mendorong berbagai perusahaan pelayanan internet memiliki sasaran pasar yang cukup empuk. Konsumsi internet milenial, bahkan dianggap menjadi kebutuhan pokok yang harus tersuplai setiap harinya.

Mudah Berpaling ke Lain Hati

Perilaku kedua yang lagi-lagi membuat geleng-geleng kepala adalah karakter milenial yang sangat mudah berpaling ke lain hati. Maksud dari mudah berpaling ke lain hati di sini adalah karakter milenial yang sangat minim loyalitas. Milenial cenderung tidak mengonsumsi suatu merek atau barang dalam jangka waktu yang panjang.

Sebagai contoh, milenial dengan kebiasaannya yang suka berinternet, tentu akan mencari provider yang mampu memberikan layanan sinyal yang kuat, namun dengan harga yang cukup terjangkau. Apabila suatu saat milenial menemukan adanya penawaran dari provider lain yang lebih menguntungkan, dipastikan milenial tersebut akan berpaling.

Dompet Tipis

Masih pula berkaitan dengan perilaku milenial yang menyukai hal-hal simple, praktis, dan less energy, dompet tipis menjadi ciri-ciri selanjutnya yang dimiliki generasi milenial. Bukan karena mereka tidak mempunyai uang atau dalam kondisi finansial yang rendah, dompet tipis milenial disebabkan karena milenial lebih suka mengalokasikan sumber dananya menjadi bentuk digital.

Berbagai transaksi diusahakan dalam bentuk non tunai. Bahkan, sejumlah 59% generasi milenial mengakui bahwa mereka lebih menyukai transaksi non tunai. Faktor yang mendukung perilaku ini pun terdiri dari hal yang bervariasi. Hal ini bermula dari kecenderungan milenial yang adaptif dan mudah menerima bentuk teknologi baru. Seiring dengan hal itu punya, agaknya kaum milenial akan lebih sulit untuk memiliki aset seperti rumah pribadi.
Milenial Sulit Punya Rumah
Milenial Sulit Punya Rumah via Detik.com

Kerja Cerdas dan Cepat

Ciri khas lain dari generasi Milenial adalah cara kerja yang cerdas dan cepat. Dibanding dengan kerja keras, milenial justru lebih menyukai kerja dengan cara yang cerdas serta cepat. Apalagi, milenial sangat adaptif dengan perkembangan teknologi apa pun, yang mampu membantu pekerjaan mereka menjadi lebih mudah diselesaikan dalam waktu yang singkat.

Bisa Apa Saja

Dengan cara kerja yang cerdas dan cepat, generasi milenial jadi bisa melakukan apa saja. Berteman dengan tutorial yang tersedia di internet, generasi milenial menjadi orang-orang yang selalu welcome dengan hal baru, dan berusaha menguasai apa pun. Tidak heran, apabila mereka bisa menyelesaikan lebih dari satu pekerjaan dalam satu waktu.

Liburan Kapan Saja, di Mana Saja

Mengingat karakter generasi milenial yang hobi bersenang-senang, tak heran apabila mereka rela menghabiskan biaya tertentu hanya untuk berlibur. Bagi mereka, berlibur minimal sebanyak sekali saja dalam setahun, dapat membantu pikiran menjadi lebih fresh. Apabila pikiran kembali segar, maka pekerjaan yang akan dihadapi pun menjadi lebih mudah untuk diselesaikan.

Cuek Dengan Politik

Dibanding bergelut dalam dunia politik, generasi milenial justru lebih menyukai hal-hal berbau teknologi, perkembangan zaman, serta hiburan. Bagi generasi milenial, politik adalah hal rumit yang tidak mudah diselesaikan dengan karakter mereka yang cenderung easy going. Generasi milenial juga cenderung menyukai bisnis dan dunia ekonomi, dibandingkan dengan politik.
Pencitraan Jokowi tak Diminati kaum Milenial
Pencitraan Jokowi tak Diminati kaum Milenial

Suka Berbagi

Walaupun generasi milenial suka bersenang-senang, bukan berarti mereka hanya memikirkan diri sendiri. Justru karena mereka tidak menyukai kesulitan, sehingga jiwa sosial mereka pun tumbuh dengan gejolak ingin membantu sesama, demi meringankan kesulitan yang dirasakan orang lain. Tidak heran, jika banyak aktivis sosial yang berasal dari golongan milenial. Tingginya minat masyarakat untuk berdonasi lewat platform digital seperti KitaBisa adalah bukti bahwa generasi ini punya semangat untuk terus berbagi tanpa terhalang jarak.
Donasi Online yang diinisiasi Kitabisa.com
Donasi Online yang diinisiasi Kitabisa.com

Tidak Harus Memiliki

Apabila generasi milenial memiliki anggaran, akan lebih baik digunakan untuk akses di banyak hal, ketimbang hanya dihabiskan untuk membeli atau memiliki satu produk. Sebagai contoh, mereka lebih suka menyewa suatu barang daripada harus membelinya. Dengan demikian, sisa anggaran bisa dialokasikan untuk hal-hal penting yang lain.

Terlepas dari perilaku generasi milenial yang terkesan easy going dan tidak mau ribet, ternyata generasi milenial menjadi agen perubahan yang membawa banyak kemajuan di Indonesia. Dengan berbagai ide brilian milenial, berdiri banyak perusahaan start up yang menyumbangkan kontribusi bagi perekonomian Indonesia, dan menyerap banyak tenaga kerja.

Tak hanya sebagai pendiri start up, generasi milenial juga merupakan pasar aktif yang dapat menyambung siklus perekonomian di Indonesia. Dengan karakter yang easy going dan adaptif, generasi milenial mampu mengikuti tren perkembangan zaman dan menerapkan kemajuan teknologi yang berkembang pesat.

Next article Next Post
Previous article Previous Post