Tuesday, November 10, 2020

author photo

Daftar isi [Tampil]

Daerah asal bika ambon merupakan kuliner khas Medan, Sumatera Utara. Bika Ambon sendiri merupakan sebuah kue berwarna kuning yang berbentuk pipih di mana permukaan kue memiliki pori-pori yang cukup besar dan bagian bawahnya sedikit keras karena terkena panas dari dasar permukaan loyang.


Bika ambon disajikan dengan potongan persegi serta memiliki citarasa yang legit dan kenyal di lidah bahkan memiliki aroma pandan yang kuat. Saat mendengar nama kue bika ambon mungkin banyak yang bingung mengapa nama kue dan asal kue ini sangat berbeda. Meskipun kue ini bernama bika ambon namun kue ini bukan berasal dari Ambon karena bika ambon merupakan kuliner khas Medan, Sumatera Utara.

Sejarah Nama Bika Ambon

Nama bika sendiri didapatkan dari nama kue khas Melayu yaitu bika atau bingka kemudian ditambahkan bahan pengembang dari Nira atau tuak Enau sehingga kue yang dihasilkan menjadi berbeda dan kue bika atau bingka. Karena perkembangan zaman, kue bika ambon bukan hanya berwarna kuning saja namun juga terdapat warna lainnya sesuai dengan rasanya baik itu rasa pandan, cokelat, keju, hingga rasa durian. 

Bika Ambon Medan
Bika Ambon Medan

Kawan di medan yang paling banyak ditemukan penjual bika ambon yaitu di jalan majapahit bahkan menjadi pusat penjualan bika ambon di medan sejak tahun 1980-an. Bika ambon bahkan dihidangkan dengan es krim pada tahun 1970-an. 


Jadi meskipun ada kata ambon, kue bika ambon bukan berasal dari Ambon yang merupakan ibukota Provinsi Maluku. Memang awalnya nama kue bika ambon sering diperdebatkan namun seiring berjalannya waktu bika ambon menjadi kue khas medan yang sangat populer bahkan menjadi oleh-oleh kuliner yang wajib dicicipi saat ke medan.

Asal Mula Bika Ambon

Terdapat banyak cerita yang beredar tentang asal mula bika ambon ini. Cerita pertama ada yang mengatakan bahwa nama Bika ambon dinamai demikian karena kue ini pertama kali dijual di simpang Jl. Ambon Sei Kera Medan dan mulai populer. Namun ada juga yang mengatakan bahwa nama bika ambon berasal dari seorang warga Ambon yang merantau ke Malaysia dengan membawa kue bika. Karena rasanya yang enak, ia kembali ke medan tanpa kembali ke ambon lagi sehingga bika ambon akhirnya mulai sangat terkenal di Medan. 

tekstur sarang khas bika ambon
tekstur sarang khas bika ambon

Masih terdapat cerita lain yaitu di mana dulunya terdapat sebuah daerah bernama Amplas yang dibagi menjadi 2 wilayah yaitu wilayah timur dan barat sungai. Bagian timur sungai disebut dengan “kebon” karena memiliki perumahan buruh atau barak dan cacao serta kebun tembakau sedangkan pada bagian barat sungai disebut dengan “pabrik” karena memiliki pabrik pengolahan latex. 


Ada juga yang menceritakan bahwa bika ambon diperkenalkan oleh seorang buruh transmigran dari Jawa yang pertama kali membuat kue bika ambon kemudian memasarkannya di Medan. Pada waktu itu tempat pemasarannya di Kesawan, Kereta Api, Perniagaan, dan sekitarnya dan jarak dari Amplas ke Medan membutuhkan waktu tempuh sekitar 1-2 jam.


Orang-orang Belanda ternyata menyukai bika ambon yang kemudian membuat masyarakat keturunan Tionghoa mendapatkan ide untuk membuat dan menjual kue bika ambon ini. akhirnya bika ambon sangat membuat banyak yang mulai berbisnis bika ambon. Nama bika ambon sendiri berasal dari Bika Amplas-Kebon yang kemudian menjadi Bika Ambon.


Meskipun begitu, hingga saat ini masih belum ada yang bisa memastikan sejarah kue Bika Ambon. Bika ambon selain sebagai oleh-oleh khas Medan juga seringkali menjadi kue lebaran untuk para tamu karena bika ambon memang memiliki rasa khas yang nikmat dan legit.

Next article Next Post
Previous article Previous Post